Negara Uni Eropa Menawarkan Bantuan Menjaga PILPRES 2019



Salamwaras - Negara Negara di Uni Eropa Menawarkan Bantuan untuk Menjaga PILPRES 2019 mendatang

Sebanyak 23 negara Kesatuan Uni Eropa menawarkan diri menjadi pasukan pemantau Pemilu 2019. Melalui duta besar masing-masing negara, mereka mengajukan diri ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno . Mereka mengadakan pertemuan di Persatuan Pengawal Sukarelawan Solo Prabowo (RSP) yang terletak di Kelurahan Bumi, Kecamayan Laweyan, Solo, Jawa, Jumat (3/22/2019) petang. Ini dikatakan oleh Pengerusi BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, di luar kunjungan tersebut.

"Saya telah dikunjungi oleh 23 duta Kesatuan Uni Eropa dan mereka menyatakan kesediaan mereka untuk menjaga dan memantau serta menjadi pasukan pemantau PILPRES 2019," kata Djoko.

Rancangan dari pasukan pengawasan dari luar negeri ini sangat penting untuk memastikan pemilihan umum yang Jujur dan adil pada pilpres ini. Pasukan pengawas ini mudah mudahan akan mengurangkan masalah yang berpotensi kecurangan dalam pemilihan presiden April yang akan datang.

"Persahabatan (dengan negara uni eropa) dipupuk semasa MoU Helsinki di Finland, pada bulan Agustus 2005 lalu. jadi wajar bahwa mereka menawarkan diri mereka sebagai pemantau Pemilu kali ini ujarnya.

Mengenai jumlah pasukan pengawas dan pemantau, Djoko mengatakan dia tidak tahu berapa banyak orang yang terlibat. Beliau menyerahkan sepenuhnya kepada KPU tentang pemantau pemilihan teknikal, sementara menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

#INAElectionObserverSOS

Post a Comment

0 Comments